Arief
bogor
|
mau gabunk,n nanya bis apa yang murah U/ perjalannan k ponorogo, n naek dari terminal mana |
nino
jakarta
|
:2 hari diatas bus kamis 24/6 naik pahal kencana ke malang dari lebak bulus dapet bus oh1525 merci bagus sayang jalanan macet sampai malang jam 4 sore hari jumat, eh acara di batalin, abis magrib balik lagi kejakarta naik safari darma raya bus baru di pakai sayang audionya belum berfungsi jalanan macet lagi di ciasem sampai jakarta jam 4 sore hari sabtu |
yuki trias
cirebon
|
salam kenal..
Saya minta info bis pariwisata (atau perusahaan bis reguler yang menyediakan bis pariwisata) yang berlokasi di Cirebon. termasuk no.tlp dan contact personnya..
Hatur nuhun sebelumnya.
SAlam
Yuki |
Insan
Bandung
|
Siapa aja yang berminat pake bis Suryaputra Adipradana (SPA)..sok di email aja ke
insan_fakhrudin@yahoo.com ,ok
nanti aku kirim brosurnya...salam kenal |
dion
tawangsari
|
aq pnya agen gms di tawangsari
tolong donk se2kali ngeyem di sana biar tambah rame pnmpng na
maksih...... |
beki taufika
yogyakarta
|
 yang kebaturaja dikasih yang executif ya,,,
yang body adiputro yang dari cilacap kesurabaya nabrak dipurworejo ya,,, |
Iemahitho
Cirebon
|
Info Bus dari Cirebon ke Kudus |
Atlantik
Gandekan 17 - 21 Yogyakarta
|
ATLANTIK - Exclusive Distributor of Ateja Fabric, specialized in Transport/Bus Interior Fabric Selling, please visit www.atlantikjogja.com |
Akhmad Moat Firmansyah
bekasi-ciledug
|
salam kenal.... para pecinta bus...  |
NANANG SYAEFUULAH
Pasar Minggu Jaksel
|
hahahahahha.....byk jg yg maniak bus hahahaha......salam kenal dan salam satu jiwa...keep safe on the bus hahaha... |
eko fitriadi nugroho
yogyakarta
|
saya ingin belajar membuat bis miniatur apakah anda bisa bantu saya? |
vito setra
salemba
|
mohon info
bus jurusan jepara-banyuwangi ada gk yaa ? misalnya ada harga tiketnya kira" berapa
tolong balasan dikirim via e-mail ke vitoez_tonton@yahoo.co.id
THANKS |
latifa
madiun
|
makasih banget tas infonya...soalnya
sekarang lagi nyiapin rencana buat jalan-jalan ke jogja...
infonya sangat bermatfaat...
sukses selalu.... |
ivan
madiun
|
mas admin artikelnya banyak yang tak copy bolehkan????
coz aq hoby koleksi artikel tentang bus di blogku mas |
jihadnudin
tangerang
|
selamat pagi, saya pelanggan bis gajah mulia sejahtera (GMS). saya ingin bis tersebut untuk pelayananya tolong lebih diperhatikan. untuk jurusan pacitan tiba di lokasi lebih pagi max pukul 06:00. trimakasih |
Fajar
Malang
|
Minta informasi untuk Bus tujuan Malang - Lampung,.bisa naek bus apa yang nyaman,murah & aman..(harga tiket,jam keberangkatan)
Tolong bisa kirim ke email Abenteuer_das@yahoo.com
Terima kasih sebelumnya. & sukses selalu. |
afian
rm.sarirasa
|
kepada para driver, Hati2 dijalan saling menghormati dan menghargai sesama pemakai jalan raya. Sukses dan Maju terus PO. ROSALIA INDAH |
Tegoh HS
Bandung
|
Untuk Bus Raya, Rosalia Indah, Lorena, Harapan Jaya, Nusantara, belum ada trayek untuk kota Solo ya.. |
ardhi
bogor
|
eh,bus rosalia yang 216 benerinnya yg bener dong dikit-dikit rusak
|
sigit
bekasi
|
utk tiket dr pwrejo tgl 8 okt brp ya |
adi93ryan
jakarta pusat
|
Mohon alamat penyedia jasa travel di jakarta tujuan Gombong Kebumen Jateng Makasih |
miris
lebak bulus
|
Di Terminal Lebak Bulus, Bus Ekonomi, dan Bus AC, Jakarta-Cirebon, Jumat (12/8).
Jenuh benar duduk berjam-jam di dalam Kopaja menuju terminal Lebak Bulus. Macet luar biasa di Blok M, Jalan Pangeran Antasari, terus hingga daerah Fatmawati membuat perjalanan Senayan-Lebak Bulus, Jumat petang lalu, ditempuh lebih dari dua jam. Sudah saatnya berbuka puasa, tapi tidak ada satu pun penjaja penganan yang naik bus. Beruntung orang-orang di dalam bus yang sudah sedia minuman, penganan, atau langsung menyulut sebatang rokok.
Pukul 18.30 di jam tangan, si kopaja sampai juga di Terminal Lebak Bulus. Belum lagi masuk ke dalam terminal, ribut-ribut calo, kondektur, sopir, entah siapa lagi menyalak, memekakkan telinga. “Mau ke mana mas, mbak? Bandung? Sukabumi? Indramayu? Cirebon? Bogor?”. Tapi, tidak ada satu pun bus yang menuju Majalengka. Kata seorang diatara yang ribut-ribut itu, harus naik mobil elf atau L300 dari Cirebon untuk ke Majalengka.
Lalu, si seorang tadi mengantar ke loket penjualan tiket untuk ke Cirebon. Untuk bus AC dan – berdasarkan denah tempat duduk yang tertera di depan loket – ada kamar mandi di dalamnya, satu orang Rp 95.000. Si mbak-mbak penjual tiket langsung menyodorkan tiket, yang ternyata tercetak pula harganya, Rp 90.000. Aneh, mahal, dan urung membeli.
Saat duduk santai sambil membatalkan puasa dengan air mineral dingin, seorang calo menghampiri, meyakinkan kalau memang tidak ada bus langsung ke Majalengka. “Bus yang ekonomi udah mau berangkat, tuh! Rp 50.000 langsung ke terminal Cirebon, trus situ naik elf ke Majalengka,” katanya. Terbatin memang tidak ada pilihan lain, pilihan jatuh ke bus ekonomi itu. Si calo memberi tiket dengan harga yang tercetak Rp 90.000. Tidak peduli.
Bus ekonomi: dengan AC udara dingin malam dan asap rokok di mana-mana. Ada seorang perempuan yang hendak ke Ngawi dari Lampung, duduk tepat di belakang Pak Sopir. “Ini pertama kalinya saya pulang ke Jawa. Dulu ikut transmigrasi ke Sumatra,” kata si mbak itu tersipu. Untung saja, saat sampai di Terminal Kampung Rambutan, dia bisa menahan bujuk rayu para penjual setengah preman yang memaksa-maksa untuk membeli dagangannya: jeruk, rokok, air mineral, gelang, kipas, hingga jam tangan. Tapi ada satu korbannya: seorang pemuda tanggung yang akan ke Tegal, dan beraksen luar biasa Tegal, seperti si Cici Tegal. Ketika bus hendak berangkat, di pangkuan mas Tegal itu sudah ada dodol, jeruk, dan sebuah jam tangan. Korban penjual-preman, barangkali.
Sampai di depan gerbang tol yang hendak ke Cikopo. Tiba-tiba seseorang naik bus, meneriakkan pemberitahuan. “Mohon maaf bapak-ibu, karena solar bus tidak mencukupi, mohon pindah ke bus AC di depan,” teriaknya. Curiga, mungkin ini permainan, tapi apa boleh buat.
Dan benar saja! Di atas bus AC itu, si orang yang berteriak itu memungut biaya tambahan kepada semua penumpang dengan dalih ini bus AC. Semua orang diminta tambahan Rp 10.000-Rp 30.000. Untuk Cirebon, Rp 10.000. Lalu, beberapa penumpang menggerutu.
“Saya sudah bayar Rp 90.000, katanya bus AC, dinaikkan ke ekonomi, sekarang harus bayar lagi, bagaimana, sih, ini?” (tapi dia tetap bayar Rp 20.000)
“Saya dari Cengkareng langsung ke Lebak Bulus (si bapak ini dari Batam – red), langsung disodori tiket ke Tegal Rp 150.000 bus AC. Nggak taunya bus ekonomi, sekarang dipindah ke AC dan harus bayar tambahan lagi...,” (tapi si bapak dengan lugunya mengaku membayar juga)
“Wah, penipu semua. Udah, matiin aja AC-nya, biar gak usah tambah biaya,” kata satu dari dua perempuan – mungkin TKW karena kebanyakan mereka berbicara dalam bahasa Inggris – yang hendak ke Cirebon – tapi pikiran buruk dan bodoh yang hinggap, mereka gadis-gadis Indramayu, karena juga berbaju ketat yang pamer-pamer dada besarnya. Steriotipe bodoh! (Toh, mereka tetap bayar).
Tapi ada satu orang yang tidak mau bayar. Beraksen batak totok si bapak ini. “Aku sudah bayar Rp 50.000 dari terminal. Katanya sampai ke Purwokerto. Kalau sudah segitu, segitu lah yang kubayar, tak mau lagi aku tambah-tambah! Katanya bus juga mengantar sampai Purwokerto, jadi harus sampai pulak bus ini ke Purwokerto!” begitu kira-kira dia menggerutu, dan si kondektor tidak lagi minta-minta uang tambahan.
Saat berhenti di depan gerbang tol, si kondektur dan sopir bergerombol di depan bus. “Mungkin mereka lagi menghitung bagiannya. Dasar bus penipu!” gerutu orang dari Batam itu. Dan tak lama kemudian, bus malam itu melaju, tanpa singgah ke satu pun tempat makan untuk makan malam.
Sampai di Cirebon pukul 01.30. Ada mobil elf di depan Terminal Cirebon yang akan mengantar langsung ke Rajagaluh, Majalengka. Biaya: kalau malam Rp 15.000, kalau siang Rp 10.000. Entah bentuk penipuan lain entah tidak….
***
Benar-benar saya tidak ingat nama bus ekonomi dan AC itu. Bodoh! Tapi, saat saya dan seroang teman kembali ke Jakarta, di bus yang kami tumpangi itu tertera tarif batas atas dan bawah jurusan Jakarta-Cirebon yang dipatok oleh Organda. Ekonomi, paling mahal Rp 37.500, sementara bus AC Rp 60.000. Bus yang kami naiki, PO. Setia Negara, mematok harga Rp 60.000. Terbayang, bagaimana penipu-penipu Lebak Bulus itu meraup uang dari orang-orang yang hendak pulang kampung….
miris rasanya melihat derita sebagian orang yang tertipu di terminal lebak bulus, daripada melihat sebagian orang yang kerjanya cuma foto2 bus sembari bergerombol, berlaga sok preman menduduki kursi sopir sambil memegang si blackberry tanpa memikirkan sekitarnya.
Redaksi:
Mudah-mudahan pengalaman Mas Miris dari Bogor saat ke terminal lebak bulus tidak akan terulang lagi. Harapan kami melalui media ini dapat membantu ataupun menjadi panduan bagi masyarakat luas dalam memilih jasa transportasi darat dengan armada bus.
Para anggota komunitas penggemar bus diharapkan dapat berperan serta dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Salam
Redaksi |
agis
Depok
|
Assalamualaikum... semuanya.
salam kenal buat semuanya.. wabil khusus buat pak moderator..

http://mmstourtravel.blogspot.com/ |
Rakhmad hadianto
Yogyakarta
|
komunitas bus mania di jogja sdh ada blm ya??? |
duniasticker.com
semarang
|
sekedar info
kami memproduksi digitalsticker khusus untuk body bus, ada yg berminat hubungi kami di 081 829 7748 ( Ferry ) |
herry setiawan
bekasi
|
mo tau dong syarat menjadi anggota bus mania? |
herry setiawan
bekasi
|
lam kenal bus lover's, mohon pendapatnya jika saya membuka agen bis jurusan kudus-jepara diwilayah bulak kapal bekasi. trim's |
Rudy
Cikarang-Bekasi
|
Top untuk Portalbus.info
bikin Rubrik lepas.. siapa tau saya atau yang lain bisa kirim artikel |