www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info      www.portalBus.Info

Kenapa tiket bus untuk musim lebaran bisa naik 100 % ?? Print
Sunday, 30 August 2009

MudikUntuk sebagian masyarakat tentunya cukup kaget dengan kondisi ini. Ada juga yang sudah memaklumi dengan keadaan yang ada. Berdasarkan peraturan pemerintah untuk bus kelas ekonomi terdapat aturan penetapan harga tiket bus batas atas dan batas bawah juga pada periode tertentu berlaku Tuslag, sedangkan untuk bus kelas non ekonomi harga tiket diserahkan kepada mekanisme pasar. Namun sebagai sumber informasi mengapa harga tiket bus untuk musim lebaran bisa naik menjadi dua kali lipat, hal ini dikarenakan :

  1. Tingkat kepadatan penumpang menumpuk pada tanggal tertentu, sehingga hukum ekonomi pasar berlaku. Permintaan yang tinggi menjadikan harga cenderung naik.
  2. Perusahaan otobus melakukan sistem pelaksanaan operasional “armada putar kepala” dalam artian armada hanya diisi penumpang untuk saat berangkat ke kota tujuan saja. Setelah tiba di kota tujuan langsung kembali ke kota asal dengan kondisi armada tanpa penumpang. Otomatis beban operasional saat kembali ke kota asal armada, dibebankan kepada penumpang rute berangkat ditambah adanya penambahan penggunaan BBM karena kepadatan jalan yang menyebabkan kemacetan panjang.
  3. Karena keterbatasan jumlah armada di Perusahaan Otobus (PO). PO melakukan outsourcing armada alias menyewa armada dari perusahaan lain. Umumnya yang disewa untuk bus bantuan adalah bus pariwisata yang notabene perhitungan tarifnya adalah berdasarkan harga harian dikalikan jumlah hari armada yang digunakan. Perhitungan waktu pemakaian bus pariwisata adalah sejak armada berangkat hingga armada kembali ke kota semula atau istilah yang umum Pergi Pulang (PP). Sebagai contoh untuk rute Jakarta – Jawa Tengah (Solo/Jogja) dihitung pemakaian 3 hari. Harga sewa untuk rute tersebut kemudian dibagi sejumlah kapasitas tempat duduk yang ada di dalam bus sesuai dengan fasilitas armada bus yang tersedia plus biaya administrasi agen atau perwakilan perusahaan.

Hal-hal tersebut diatas umum berlaku di beberapa kota di Indonesia namun jika Anda jeli tidak semua Perusahaan Otobus menaikkan harga tiket hingga 100 %. Jika Anda jeli setiap perusahaan melakukan strategi pasar yang berbeda-beda, bahkan ada yang memilih untuk TIDAK menaikkan harga untuk saat-saat tertentu. Semoga bermanfaat, Salam !! (gentur)

 



IDwebhost